Menyoal Lukisan Maria & Bayi Yesus di Dinding Ka’bah

23 12 2008

By Karen Armstrong*

karen-armstrong1

Pada 632 M, setelah lima tahun peperangan yang hebat, Kota Mekkah di Hijaz, Semenanjung Arabia, secara sukarela membuka gerbang untuk pasukan Muslim. Tidak ada darah ditumpahkan dan tidak ada orang yang dipaksa untuk menjadi Muslim, tetapi Nabi Muhammad saw memerintahkan penghancuran seluruh berhala dan patung Ketuhanan. Terdapat sejumlah lukisan dinding pada dinding-dinding bagian dalam Ka’bah, tempat suci kuno di tengah Mekkah, dan salah satunya, konon diriwayatkan, menggambarkan Maria dan bayi Yesus. Segera, Muhammad saw menutupinya dengan jubahnya dengan penuh hormat, memerintahkan agar semua lukisan yang lain dihilangkan kecuali yang satu itu.

Kisah ini boleh jadi akan mengejutkan orang-orang di Barat, yang kadung memandang Islam sebagai musuh yang tidak dapat didamaikan dengan Kristen sejak Perang Salib. Namun, adalah sangat konstruktif untuk mengingat kisah tersebut, terutama selama Natal, ketika kita dikepung oleh gambar-gambar yang serupa tentang Sang Perawan dan Anak Sucinya. Kisah itu mengingatkan kita bahwa apa yang disebut “benturan peradaban” sama sekali bukan tidak bisa dielakkan. Selama berabad-abad, Muslim mencintai figur Yesus yang dihormati di dalam al-Quran sebagai salah satu nabi terbesar dan, di dalam tahun-tahun perkembangan Islam, menjadi salah satu bagian utama dari identitas Muslim.

Terdapat pelajaran penting di sini, baik bagi orang Kristen maupun Muslim—terutama barangkali pada saat-saat Natal seperti ini. Al-Quran tidak meyakini Yesus sebagai tuhan tetapi ia mempersembahkan lebih banyak ruang bagi kisah tentang konsepsi dan kelahiran sucinya dibandingkan apa yang dikisahkan Perjanjian Baru. Al-Quran menyajikannya dengan kekayaan simbolis mengenai kelahiran Roh Kudus di dalam setiap manusia (QS. 19:17-29; 21:91). Seperti para nabi agung lainnya, Maria menerima Roh Kudus dan mengandung Yesus, yang pada gilirannya akan menjadi sebuah bukti (ayat): sebuah pesan perdamaian, kelembutan, dan kasih sayang kepada dunia.

Al-Quran dikejutkan oleh klaim-klaim Kristen bahwa Yesus adalah “putra Allah”, dan kemudian dengan bersemangat melukiskan Yesus demi menyangkal ketuhanannya dalam upaya “membersihkan” dirinya dari proyeksi-proyeksi yang tidak layak tersebut. Berkali-kali, al-Quran menekankan bahwa, seperti juga Muhammad sendiri, Yesus adalah seorang manusia biasa yang sempurna dan bahwa orang Kristen sama sekali telah salah dalam memahami teks-teks suci mereka sendiri. Namun, al-Quran juga mengakui bahwa orang-orang Kristen yang paling setia dan terpelajar—terutama adalah para pendeta dan imam—tidak meyakini ketuhanan Yesus; dari semua hamba Tuhan, merekalah yang paling dekat dengan Muslim (QS. 5:85-86).

Harus dikatakan bahwa beberapa orang Kristen mempunyai pemahaman yang sangat sederhana dari apa yang dimaksud dengan penjelmaan. Ketika para penulis Perjanjian Baru, Paulus, Matius, Markus, dan Lukas menyebut Yesus sebagai “Anak Allah”, mereka tidak memaksudkan bahwa Yesus adalah Tuhan. Mereka menggunakan istilah itu dalam makna Ibraninya: di dalam Alkitab Ibrani, sebutan tersebut biasa dianugerahkan kepada manusia biasa yang fana, seperti seorang raja, imam, atau nabi—yang telah diberi tugas khusus oleh Allah dan menikmati keakraban yang tidak biasa dengan-Nya. Di seluruh Injilnya, Lukas justru selaras dengan al-Quran, sebab ia secara konsisten menyebut Yesus sebagai seorang nabi. Bahkan Yohanes, yang memandang Yesus sebagai penjelmaan Firman Allah, membuat suatu pembedaan, sekalipun hanya dalam satu ungkapan yang sangat bagus, antara “Firman” dengan Allah Sendiri—seperti halnya kata-kata kita yang terpisah dari esensi keberadaan kita.

Al-Quran menekankan bahwa semua agama yang benar dan terbimbing berasal dari Allah, dan Muslim diwajibkan untuk mengimani wahyu-wahyu dari setiap kata para utusan Allah: Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa, dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri” (QS. 3:84). Dan, Yesus—yang juga disebut Mesiah—Sang Firman dan Roh Kudus—mempunyai status khusus.

Yesus, bagi al-Quran, mempunyai hubungan yang dekat dengan Muhammad, dan telah meramalkan kedatangannya (QS. 61:6), sama seperti para nabi Ibrani yang dipercaya oleh orang Kristen sebagai telah menubuatkan kedatangan Kristus. Al-Quran menolak bahwa Yesus telah disalibkan dan memandang kenaikannya ke surga sebagai pernyataan keberhasilan dari misi kenabiannya. Dengan cara yang serupa, Muhammad suatu ketika secara mistik naik ke Singgasana Tuhan. Di samping Muhammad, Yesus juga akan memainkan suatu peran yang sentral dalam drama eskatologis pada hari akhir.

Selama tiga abad pertama dari Islam, Muslim telah menjalin hubungan yang dekat dengan orang Kristen di Irak, Syiria, Palestina, dan Mesir, dan mulai mengoleksi ratusan riwayat dan perkataan yang berhubungan dengan Yesus; suatu koleksi yang tidak ada bandingannya di dalam agama non-Kristen manapun. Sebagian ajaran tersebut dengan jelas berasal dari Injil—terutama Khotbah di atas Bukit yang sangat populer tetapi ditampilkan dengan gaya Muslim. Yesus digambarkan melakukan ritual haji, membaca al-Quran, dan melakukan sujud dalam doanya.

Dalam riwayat-riwayat yang lain, Yesus mengartikulasikan secara terperinci apa yang menjadi perhatian Muslim. Dia telah menjadi salah satu teladan agung bagi para sufi Muslim, yang mengajarkan hidup sederhana, kerendahan hati, dan kesabaran. Kadang-kadang Yesus memihak satu kelompok dalam sebuah perselisihan teologis atau politis: membariskan dirinya bersama mereka yang mendukung kehendak bebas di dalam perdebatan mengenai takdir; memuji Muslim yang berdamai dengan prinsip politiknya (“Ketika para raja memberikan kebijaksanaan kepada kalian, maka sebaiknya kalian tinggalkan dunia untuk mereka”); atau mengecam para ulama yang melacurkan ajarannya demi keuntungan politis (“Janganlah kamu hidup dari Kitab Tuhan”).

Yesus telah diinternalisasi oleh Muslim sebagai teladan dan inspirasi dalam pencarian spiritual mereka. Muslim Syiah merasa bahwa ada suatu koneksi kuat antara Yesus dengan imam-imam mereka yang menerima ilham, memiliki kelahiran-kelahiran yang ajaib, dan mewarisi pengetahuan propetik dari ibu-ibu mereka. Para Sufi terutama mengabdikan diri mereka kepada Yesus dan menyebutnya sebagai “nabi cinta”. Mistikus ternama Abad ke-12 M, Ibn al-Arabi, menyebut Yesus sebagai “penutup orang-orang kudus”—secara sengaja disandingkan dengan Muhammad sebagai “penutup para nabi”.

Cinta Muslim kepada Yesus adalah contoh yang luar biasa dari cara bagaimana sebuah tradisi dapat diperkaya oleh tradisi yang lain. Ini tidak berarti bahwa orang-orang Kristen harus membayar pujian tersebut. Sementara Muslim mengoleksi riwayat-riwayat mereka mengenai Yesus, sarjana-sarjana Kristen di Eropa justru menghujat Muhammad sebagai seorang pemuja seks dan penipu ulung, yang sangat menyukai kekerasan. Namun, pada hari ini, baik Muslim maupun orang Kristen sama bersalahnya atas sikap fanatik semacam itu dan seringkali juga lebih suka untuk melihat hanya bagian terburuk dari satu sama lain.

Cinta Muslim kepada Yesus menunjukkan bahwa hal itu tidak harus selalu menjadi situasinya. Pada masa lalu, sebelum terjadinya kekacauan politik dari modernitas, Islam selalu mampu melakukan koreksi diri. Tahun ini, pada hari kelahiran Jesus, mereka mungkin dapat bertanya kepada diri mereka sendiri bagaimana mereka dapat menghidupkan kembali tradisi panjang mereka berkaitan dengan pluralisme dan penghargaan kepada agama-agama yang lain. Ketika merenungi empati Muslim terhadap iman mereka, orang-orang Kristen sebaiknya melihat kembali masa lampau mereka sendiri dan mempertimbangkan apa yang mungkin dapat mereka lakukan untuk membalas rasa hormat ini.

* Artikel ini dikutip dari harian Inggris the Guardian edisi 23 Desember 2006.

* Karen Armstrong adalah penulis buku Muhammad: a Prophet for Our Time.

Dua riwayat tersebut dan riwayat-riwayat yang bermakna serupa dapat ditemukan dalam Tarif Khalidi, The Muslim Jesus: Sayings and Stories in Islamic Literature, Harvard University Press, Cambridge, 2001.

About these ads

Aksi

Information

43 responses

25 12 2008
A Qorib Hidayatullah

Yapz Bang, aku anak HMI. aku ngerti Abang dari Aziz Unisma. Aku jg bergerak gerilya di jagad literasi. Aku gemar menangkringkan tulisan2 di koran2. Bang, ajari aku cara reportase bernas-menggugah. O ya, aku kul di UIN Malang Bang.

anwar aris: oke. Selamat datang di Republik Anarki! Nanti kita belajar bersama ttg bagaimana harusnya reportase itu. Oke. Salam untuk Aziz. Salam jg untukmu dan teman2 HMI di Mlg.

26 12 2008
rama

seandainya pemahaman seperti karen armstrong juga dimiliki dan juga menyatu dengan umat kristiani maka tidak akan terjadi perang salib yang menyengsarakan umat manusia. tidak ada perang atasnama agama, tidak ada pembantaian atas nama yesus. puji tuhan haleluya

23 02 2009
Iwan

Minta artikel di atas yah…

Hehehe…buat ngisi bLog baruQ…

10 03 2009
letitia

mas, di republik islam iran, di pintu gerbang masuk kota lavasan (sebelah utara tehran) juga ada patung bunda maria ra sedang menggendong bayi yesus as. di kota lava san itu juga ada hawzah (pesantren) islam syiah, yang pake nama Imam Hasan mujtaba as.

Anwar Aris: Good News… Doakan aku semoga bisa berkunjung ke Iran, aku ingin mengunjungi dan berziarah ke kota-kota yang dikunjungi para suci itu…

17 04 2009
Cindy

Keren!!!

2 05 2009
Suharta

Saat Islam lahir ada empat aliran gereja di dunia sedang bertikai secara teologis dan Islam hadir dengan ikut meramaikan kisah tentang Yesus. Gereja Nestoria yang berpusat di timur tengah menurut pendapat saya banyak kekeliruan.
Konsep lukisan Maria dan bayi Yesus adalah sesuatu yang wajar dalam konteks sejarah. Penolakan ajaran Yesus disalib sudah ada sejak masa lampau dengan gnostiknya tetapi gnostik kemudia mereda dan muncul Islam. Tak ada yang baru tetapi karena perkembangan Islam sedekian rupa jadi hal tersebut diatas adalah murni ajaran Islam.
Saya tetap berpendirian bahwa pemerintah Romawi dan orang Yahudi bukan orang bodoh yang dapat dikelabui. Mereka adalah tentara yang mengenal dunia intelejen dan dapat dipertanggungjawabkan sebab resiko jabatan. Pola sikap murid yang terpukul dan berkabung saat Yesus di salib menguatkan fakta sejarah. Orang Yahudi itu bukan orang goblok.

3 07 2009
kd

JANGAN ADA PERTIKAIAN LG,MRI WUJUDKAN PERDAMAIAN DI DUNIA INI,TUHAN MENCIPTAKAN PERBEDAAN UNTUK KEINDAHAN

3 07 2009
kd

MARI WUJUDKAN KASIH SAYANG N CINTA KASIH ANTAR SEMUA UMAT DI HADAPAN TUHAN

24 04 2010
doni achmad

Kita jangan dengan mudah merubah dogma agama dengan seenaknya saja. Tanpa dasar ilmiah, logika, dan kadang supra natural. iman adalah harga mati. boleh pilih Islam, Kristen, Hindu dst ini dijamin negara. Saya sering membaca tulisan di internet yang hoax n dangkal pemahamannya.
Perlu diingat bahwa agama adalah multi tafsir, seperti juga huruf Arab gundul yang bisa berarti 30 arti, atau bahasa Yunani yang berarti puluhan arti.
PENGALAMAN ROHANI ATAS AGAMANYA adalah sesuatu yang sangat penting, tanpa itu akan ada pembunuhan, pertikaian atas nama agama sehingga agama bukan sebagai pembimbing kearah yang diatas (Tuhan/Alloh) tapi akan menjadi candu yang berbahaya….waspadalah…
………….peace for religions……………………………………………………………..

25 05 2010
John

Langit dn Bumi serta isinya ini diciptakan oleh satu orang,gak ada dua tuhan yng menciptakan Jagat rayah ini,untuk itu,semua manusia yng hidup dipermukaan bumi ini harus menjadi satu,menciptakan perdamaian,kebersamaan untuk menjujung tinggi didalam Tuhan,nama organisasi Islam dan Kristen bukan jaminan keslamatan tetapi kepercayaan,kasih sayang,kebersamaan membangun dalam pribadi manusia itu masing-masing sesuai amanah Tuhan yang menciptakan kita.

3 06 2010
Hardian

Ketika sebatang kayu di potong-potong kecil-kecil dan di bungkus dengan kertas indah maka yang nampak hanyalah yang indah. Banyak potongan-potongan yang perlu di uji, di kaji, dipahami dan dihayati lagi dengan tidak terburu-buru menarik kesimpulan indah.
– setelah lima tahun peperangan yang hebat……secara sukarela membuka gerbang untuk pasukan Muslim ?? ….masuk akalkah ?
– Al-Quran tidak meyakini Yesus sebagai tuhan tetapi ia mempersembahkan lebih banyak ruang bagi kisah tentang konsepsi dan kelahiran sucinya dibandingkan apa yang dikisahkan Perjanjian Baru……. benerkah ? menambahi pohon palem yang merunduk dan bayi Yesus yang bisa ngomong tetapi menghilangkan kisah latar belakangnya yang panjang bukan menambah ruang tetapi memengnggal.
– Al-Quran dikejutkan oleh klaim-klaim Kristen bahwa Yesus adalah “putra Allah”, ?? …….. Al-Quran dikejutkan ? Sejak awal Kristen mempercayai Yesus adalah Putra Allah (tanpa tanda petik) kok yang terkejut yang datang kemudian ?……. Pola pandang linier time…. waktu tidak ngumpul di satu titik tetepi ada past, present dan future.
– Yesus adalah seorang manusia biasa yang sempurna dan bahwa orang Kristen sama sekali telah salah dalam memahami teks-teks suci mereka sendiri ??…… Ah tuduhan lagi…. mesti kok nunduh lho……… Lha yang hidup sejaman dengan Yesus itu orang islam apa orang Kristen ?. Tentang Yesus tentunya lebih percaya sama cerita orang yang mengalami hiduo denganNYA dong dari pada cerita baru enam abad kemudian.
– Harus dikatakan bahwa beberapa orang Kristen mempunyai pemahaman yang sangat sederhana dari apa yang dimaksud dengan penjelmaan ?……….. yang sangat sederhana itu adalah bila meyakini ada Dzat Yang Mahakuasa tetapi membatasi pikirannya bahwa Dzat itu tidak mungkin bisa menjadi manusia.
– Perjanjian Baru, Paulus, Matius, Markus, dan Lukas ?…astagfirullah perjanjian baru kok ada Paulus nya…darimana sumbernya nih ???
– Lukas justru selaras dengan al-Quran, sebab ia secara konsisten menyebut Yesus sebagai seorang nabi…….. ah yang bener ???….baca Lukas 5 : 20 -26
– dan telah meramalkan kedatangannya (QS. 61:6),…. yang bilang gitu Al-quran Kok bukan Yesus……. Jangan di pelesetin ah … ngomong2 Ndak curiga nih dengan Vulgaritasnya ??.
– Selama tiga abad pertama dari Islam, Muslim telah menjalin hubungan yang dekat dengan orang Kristen di Irak, Syiria, Palestina, dan Mesir, dan mulai mengoleksi ratusan riwayat dan perkataan yang berhubungan dengan Yesus…… Ah yang bener…. Apa nggak malah membakarinya ?? Chek it !
– Masih banyak sih yang mustinya perlu di kaji lebih jauh tapi entar kebanyakan nih koment.
– Abad ke-12 M, Ibn al-Arabi, menyebut Yesus sebagai “penutup orang-orang kudus” ……… artinya setelah Yesus tidak ada lagi orang yang kudus ya ? Nah ini jelas benar.


Anwar Aris
: Semangat permusuhanmu tinggi. Gaya menulismu serampangan kental dengan warna anti-keragaman. Kamu tulis lagi di cermin muntahan huruf-huruf yang mencetak kalimat permusuhan ini, lalu lihat cermin di depanmu: ada wajah buruk siapa di sana. Meski aku bisa memilih kalimat pedas–minimal sepedas kalimat yang kamu pilih–dengan referensi yang cukup, tapi aku tak mau melakukannya, karena itu perbuatan jorok.

3 06 2010
Hardian

Ralat

– Perjanjian Baru, Paulus, Matius, Markus, dan Lukas ?… Kalau yang dimaksud adalah nama kitab maka tidak ada kitab dengan nama kitab Paulus…… tapi yang kalau yang dimaksudkan adalah Penulis maka benar Paulus menuliskan beberapa kitab…demikian ralat disampaikan. Terima kasih

16 06 2010
johnny Gudel

PAtung seorang Ibu dengan anaknya janganlah diartikan sebagai Maria dan bayi Yesus. Sejarahnya sebelum Kristus lahir, agama2 kafir membuat patung2 anatara ibu dan anaknya. Dalam hal ini gereja terinfiltrasi dengan agama2 kafir. Namun hasil akhir yang menentukan adalah dari buah2nya. Lihatlah suatu negara yang mayoritasnya beragama Kristiani dan yang satu lagi mayoritas Islam. Buatlah perbandingan2an dari segala aspek budaya.

27 09 2010
adi jbr

kurangnya pemahaman akan agama adalah biang kebrobrokan umat agama itu sandiri!!

29 10 2010
Lukisan

bagus bngt tuh gan?
*kali*

28 11 2010
maichel

Ga perlu diributin, yang bikin pecah dunia tuh bukan agama, tapi orang” nya, selama saling menghargai .. Ok” aj.. Dan yang pasti, jangan menilai agama lain dari sisi agama sendiri.. Pasti hal” yang di dapat sedikit, dan tetap pada pemikirannya.. Jadi.. Jangan omongin agama deh.. Hidup damai aja lah kita semua.. HIDUP INDONESIA!!!

25 03 2011
Lili

Kenapa sih musti diperdebatkan perbedaan² yg ada bukankah hal itu adalah sesuatu yg harus saling dipahami spy tercipta keselarasan dan keindahan, cukup buat pedoman untuk tingkah laku kita yaitu “Cintailah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dg segenap akalbudimu dan cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” itu yg akan menjadi pertanggungjawaban kita kepada Tuhan kelak dan pasti.

28 04 2011
grosiran pakaian anak

Thanks infonya… bagus

6 10 2011
edo

salam…

tulisan yg kontroversial namun tetap dpertnggung jawabkan,
hanya anda perlu footpage sumber supaya pembaca meniliti tnpa ad kata2 kasar sprti saudara “Hardian”.

1. pnjlasan masa(dari tahun atau abad),
2. catatan yg ditinggalkan,
3. masa peralihan yg mngkin jadi dogma
4. sebab secara ksluruhan yg dialami suatu “komunitas” dari golongan agama (level elit dan biasa).

dari 4 point trsbut mngkin prlu diprdbatkan secara teologia, filosofi, dan aktuliasasi jaman.

————————————————————————————————

6 10 2011
edo

Hardian :

BACA sebelum KOMENTAR…

mndidik org lain bukan men-judge..
karya, ide, dan tulisan BUKAN dogma merupakn hak setiap manusia, dengan syarat SILA KE 3 PANCASILA.

anda salam room.

6 01 2012
Anak Tuhan

what a great manipulator….!!!!! -,- ckckck..
Tuhan Yesus… aku tau , engkau slalu mendengar doa sluruh umatmu , ampuni dia ya Tuhan…. sebab mereka tidak tau apa yang sedang mereka lakukan… hanya engkau yang mempunyai hak untuk menghakimi ciptaanmu yang udah kelewat batas… T.T

2 02 2012
monica

Ternyata yg ribut mengenai agama adalah pemeluk agama masing2.. TUHAN/ALLAH kita tenang2 aja tuh di atas sana..TUHAN bilang gini “gitu aja kok repot” saling menghargailah coy..piss man.

26 03 2012
Mr. -X-

Karen Amstrong terbukti seorang bodoh, yang tidak memahami kitab suci (khususnya Christian Bible) dengan benar. Hanya modal nama barat, wajah barat, dan gaya bahasa “sok ilmiah”, padahal berbeda drastis dari isi Alkitab (ketika ia membahas tentang Alkitab). Yang kaya begini kok “ditelan” mentah-mentah?? Apa karena hanya “mempermuliakan” umat Muslim, lantas umat Muslim, bagaikan keledai yang tidak berakal menerimanya mentah-mentah? Sebagai umat Muslim, kita harus teliti lebih lagi! Supaya tidak dianggap “umat dungu”. Maha Besar Allah, niscaya tidak akan membiarkan umatnya seperti “keledai bodoh” yg menerima apa pun yg dijejalkan, tanpa diteliti lebih lagi. Wassalam.

5 07 2012
falak uddin gokil abis

para umat manusia kita lahir dari satu turunan nabi adam yg mana nabi adam diturunkan ke bumi lantaran melanggar perintah allah tuk melarang makan buah holdi yg ada di surga.smua manusia di buka bumi ini tuh bertaubat agar bisa kembali ke surga manusia berdoa bukan minta harta melainkan bersujud agar tuhan atau allah menerima kita di surga.umat kresten tolong pikir kembali tuk bekal dirimu sendiri …allah tidak beranak dan diberanakkan….allah mengutus para nabi tuk memperbaiki perbuatan manusia agar berlaku baik ….allah mengutus nabi tuk meluruskan ajaran2 nabi yg sebelum2nya…..allah mengutus nabi lagi berarti ajaran nabi sebelumnya sudah tidak asli lagi ajarannya lantaran banyak orang2 yg merubah kitab2nabi….nabi utusan allah dari nabi adam sampai nabi muhammad swt..belum pernah ada sejarah nabi kalah sama pemberontak apa lagi sampai bisa dibunuh kaum yahudi..nabi isa as nabi yg dilahirkan oleh siti mariam atau maaria yg lahir karena allah mengutus malaikat jibril memberikan nur kepada siti mariam….sampai siti mariam diusir oleh org2 kampung dianggap berzina….sampai akhirnya siti mariam melahirkan nabi isa di pohon kurma tanpa bantuan org lain…nabi isa punya muksizat 1 bisa menyembuhkan org buta bisa melihat 2 bisa menyembuhkan org kena kusta 3 bisa menghidupkan org yg mati.4 bisa menyembuhkan org yg bisu…..nah mana ada nabi yg sakti bisa dibunuh kaum yahudi…sampai di salip.sejarah nabi mengatakan nabi isa di kejar2 sampai ke gua oleh kaum yahudi yang dipimpin oleh yudas sebagai kepala tentara tapi allah berkehendak lain allah menyelamatkan nabi isa yg menurut kisah diangkat oleh allah sedangkan kepala pemimpin yg bernama yudas dialah yg ditangkap oleh para tentara yahudi…..sehingga allah mengutus nabi muhammad nabi yg terakhir yg diberi muksizat al qur an.. yg sampai sekarang tidak ada yg bisa merubahnya….ajarannya adalah rangkuman dari kitab2 nabi sebelumnya yg allah utus yaitu malaikat jibril untuk memberikan ayat2nya..kita perlu kaji lagi bagi org2 demi bekal amal yg akan kita bawa ke alam kubur nanti

29 10 2012
Alien

Kutlah dengan kasih sesungguhnya,bukan dengan kasih yang palsu….

4 11 2012
YUSUF

Hanya mencari perdamaian…
namun memang susah…
satu satu nya cara adalah Alloh turun ke Bumi,
tapi jika itu terjadi, dunia ini tak kan mampu untuk menahan Besarnya KEKUATAN ALLOH,,, maka satu2 cara adalah menAKHIRI DUNIA
(KIAMAT)

25 12 2012
Asad

Kepada saudara Hardian, sikat gigi dulu sana, mulutmu bau.

Teruntuk Anak Tuhan, amin.. semoga doamu didengar Bapakmu.

Juga bagi Mr -X-, saya doakan smoga anda selamat tidak mnjadi bagian dari “umat dungu” yg seperti “keledai bodoh” tersebut.

Dan kepada semua pembaca, semangat yg diangkat dalam tulisan ini jelas adalah semangat persatuan dan penghargaan antar umat beragama yg sebenarnya punya hubungan yg dekat. Hentikanlah komentar2 jorok sarat permusuhan. Semua hal berkaitan keimanan anda trhadap Isa atau Yesus adalah URUSAN ANDA.. Yg pasti lelaki tampan dari Nazaret itu manusia luar biasa. Salam atasnya pada hari ia dilahirkan, pada hari ia wafat, dan pada hari ia dibangkitkan kelak.

8 01 2013
haslindasaripatriatni@yahoo.com

Ya Allah kalau Engkau berkehendak mereka itu akan beriman, tapi kalau tidak mereka tetap tidak berfirman. Allah Maha Esa. Tidak ada sekutunya. Allah tidak beranak. Allah Maha Suci dengan segala firmanya.

3 06 2013
sudin

tdak ad yg menarik

13 06 2013
Hadi Wulyono

Apapun perdebatan, yang jelas yang akan datang pada hari khiamat sebagai hakim adalah Isa Almasih as./ Tuhan Yesus Kristus. Walaupun dibelokkan dengan dalih: “Ya. tapi Isa membawa Hukum Islam sesuai Alqur’an.” Sangat naib sekali. Bagamana mungkin Isa Sang Pembawa Injil Itu menhakimi berdasarkan Alqur’an?! Masih jg ada dalih, “Kan Injil sdh dipalsukan”. Kalau mmg Injil dipalsukan, tolong tunjukkan yang aslinya. Bagi saya yang palsu pasti bukan yang duluan, pasti yang belakangan.

13 06 2013
Hadi Wulyono

Saya sebagai orang Kristen masih juga bertanya dalam hati: “Mengapa ya koq tidak Nabi yang paling sempurna yang dipilih Allah untuk menjadi Hakim di hari khiamat. Lakoq Nabi Isa yang ajaran-Nya tidak sempurna to? Apakah Allah salah pilih?! Masak Allah yang Maha Sempurna salah. Dan mengapalah koq Allah nyuruh Isa yang jadi Hakim? Kan hakim itu hanya Allah. Koq Allah percaya banget sama Nabi Isa ya? Ada apa ya? Masak Allah yang menurunkan agama Islam KKN dengan Nabinya orang Kristen, kenapa nggak sama Nabi-Nya yang paling sempurna? Atau karena Isa pinnter nglobi Allah ya? Pantas Injil mencatat kata-kata Allah: “Inilah Anak-Ku yang kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan”.

12 07 2013
anwararis

Hadi Waluyo, pertama, tema “Menyoal Lukisan Maria & Bayi Yesus” yang saya angkat ini menyuguhkan kasih sayang dan penghormatan, bukan perbedaan. Jika kamu mengawali diskusi dengan siapa yang “benar dan salah, utama dan rendah” tiada titik temu. Itu tema selayak proposal Kasih Sayang oleh Karen Armstrong.
Kedua, sependek pemahaman saya, seluruh Nabi dan Rasul serta para kekasih Tuhan tak berbeda kualitasnya. Perbedaan mereka hanya satu: era. Interpretasi kehambaanlah yang membuat berbeda keyakinan dan ritus yang dijalankan manusia.
KEtiga, jika meladeni pemahamanmu yg beraroma “ujian” itu, maka berarti kita harus berangkat dari teks/ narasi2 yg sangat primordialistik dan tiada titik temu juga berujuang pada “klaim kebenaran”. Jika memang harus melangsungkan diskursus ini, saya lebih sepakat berangkat dari pemikiran ketuhanan, keesaan dan jika jika diperlukan tentang nubuwah.

12 07 2013
anwararis

Hadi hadi… melas.

28 07 2013
Johan Sadikin

Tuhan mengajarkan Kebaikan….. Tuhan Mengajarkan Damai….Tuhan Mengajarkan Kasih… Dan Kenapa Kita Sesama Manusia Harus Bertikai Hanya Karena Berbeda Pemahaman Dan Pemikiran….???? Berarti Kita Melawan Perintah Tuhan Dong???? (Tulisan Ini Diperuntukkan Untuk Semua Komentar Di Atas Yg Bernada Negatif)

29 07 2013
chrysantrose

Tuhan punya maksud dan tujuan..maka diturunkanlah orang2 suci berwujud manusia dari jaman ke jaman…di jaman skrgpun ada…smua itu kr Tuhan sayang dan mencintai makhluknya..tetapi manusia selalu memperdebatkannya..hanya sebagian orang yg peka yg memahami kehendakNYA…

29 07 2013
Rizky

Intinya gak usah ngurusi agama dan ajaran orang lain, apalagi sudah menilai ajaran agama lain salah, keliru dan diputarbalikkan. Penting kalau setiap orang berkaca pada hati dan dirinya sendiri, apakah sudah menjadi orang baik yang menjalankan nilai kebaikan yang diajarkan padanya. Klo masih suka sirik, dengki, memandang orang lain salah dan buruh, sesat dan kafir, apa ya Tuhan itu suka?Tulisan ini tidak bisa dibantah hanya penyesatan dan sepihak. Silahkan menilai sendiri keimanan dan kebenaran hati anda sekalian, tanpa harus memasuki “rumah” orang lain.

29 07 2013
TelorGoreng

sori gue ndak biasa basa basi, drpd gebuk sana gebuk sini, mending lakuin tuh Dasar Negara Indo, pasal 1 + UUD Pala 29 terutama ayat 2, jaga kerukunan umat beragama itu penting, yg melkukan PROVOKASI malah kelihatan Tolol nya

Dah tuh aja

29 07 2013
jibril

Tuhan,Yahwe,Alloh adalah Tuhan yg disembah oleh Nabi ibrahim/abraham artinya Tuhan yg disembah oleh agama islam,yahudi dan kristen,,,

30 07 2013
@hendriycole

saya baca referensi sirah nabawiyah, tapi baru menemukan soal kasus ini: “Terdapat sejumlah lukisan dinding pada dinding-dinding bagian dalam Ka’bah, tempat suci kuno di tengah Mekkah, dan salah satunya, konon diriwayatkan, menggambarkan Maria dan bayi Yesus. Segera, Muhammad saw menutupinya dengan jubahnya dengan penuh hormat, memerintahkan agar semua lukisan yang lain dihilangkan kecuali yang satu itu” bisakah minta referensi itu berasal darimana atau hadits atau yang lainnya? trims

2 08 2013
Hari Reztumu

semua cerita yang tidak ada dasar hukumnya dan orientasi dasar pemikiran terkait hal ini boleh jadi adalah pemaknaan atas konsep kristen dan islam bisa terakomodasi dalam lingkup kebersamaan yang nilai hisrorisnya akan mengarahkan roh kudus itu juga seorang nabi dan rosul bukanlah seorang anak Allah jikapun demikian namun bahasa pemaknaan nya dalam bahasa ibrani konteknya adalah utusan Allah

11 08 2013
Hari Manurung

Kepercayaan merupakan hal yg pribadi bagi setiap orang yg memilikinya.
Tidak baik jika kita saling mencaci.

10 12 2013
eko pamuji

orang beragama akan membuat pengecualian dengan argumen bahwa mereka yang hidup sebelum agama diturunkan tidak perlu menjalani penghakiman. Dan buat mereka yang tinggal di hutan atau di tempat terpencil yang tidak terjangkau oleh para missionaris, maka mereka akan dapat pengecualian.
Satu kisah, seorang missionaris mendakwah kepala suku primitif di pedalaman… dia berdakwah tentang tuhan, tentan yesus, tentang surga neraka, akhirat, penebusan dan penyelamatan segala macam.
Lalu kepala suku bertanya, “jika saya tidak tahu tentang itu semua, apakah saya akan diadili juga nanti di hari penghakiman?”
Si missionari menjawab, “jika kamu tidak tahu, maka kamu tidak perlu dihakimi karena kamu tidak tahu”.
Si kepala suku pun marah besar, dan dia bilang “LALU KENAPA KAMU HARUS CERITAKAN KE AKU?”
Jadi, missionaris yang berdakwah kemana-mana termasuk orang yang jahat, karena mereka membuat orang yang tidak tahu sebelumnya (yang notabene tidak perlu diadili di hari penghakiman), akhirnya menjadi tahu dan harus menjalani penghakiman.

7 02 2014
Samuel

kalo Anda tidak tahu tentang Allah Tritunggal dan Allah Trinitas …
Jika tidak tahu jangan banyak omong …. lagipula Tuhan Yesus itu ada sebelum nabi Muhammad dilahirkan … kenapa dalam alkitab ada Perjanjian Baru … , karena Perjanjian lama adalah bagian yang ingin dilupakan oleh Tuhan Yesus, agar dosa manusia bisa bebas karena pengorbanNya saja, tidak lagi menggunakan persembahan – persembahan yang tidak berguna .. .dan Alquran itu mengutip semua yang ada di Perjanjian Lama, hanya saja kutipannya terlalu banyak jadi tidak sama seperti isi didalam alkitab sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: