Pernah saya baca syair seorang bijak bernama Ayatullah Ruhullah Al-Musawi Al-Khomaini. Petikannya:
…
Kan kutabuh lagi gendang Mansur
Akulah kebenaran (Ana Al-Haq)
…
…
Segera kutanggalkan jubah
Lalu berpaling dari mushalah
…
…
Menurut Asbabun Nuzul hikayat, syair Sang Bijak Suci itu lahir saat musibah menjelma sebagai para ulama yang menguarkan “ayat-ayat suci” untuk melanggengkan penjajahan semacam Rezim despotik 2000 tahun Syah Reza Pahlevi. Para ulama itu bersorban, lengkap dengan atribut jubah, bahkan mungkin senantiasa menggelindingkan butir-butir tasbih di jari-jari tangannya. Baca entri selengkapnya »


Jakarta Selatan Seminggu Lalu…







Komentar Terakhir