Mengenang Ryan Si Anak Jalanan (1)

25 02 2009

anakjalanan1Jakarta Selatan Seminggu Lalu…

“Shalat, yuk! Kita kan belum shalat Ashar! Sebentar lagi waktu Maghrib tiba.” ajakku.

“Ntar dulu, kak! Tanggung, nih. Sebentar lagi hujan turun. Lihat, langit sudah gelap!” jawab Ryan.

“Kita tidak memiliki banyak waktu, Ryan!” tegasku.

Tanpa menoleh sedikit pun, Ryan bergegas meluncur menghampiri mobil yang berhenti di lampu merah itu. Uku Lele berdawai empat yang digendongnya pun menjerit. Bibirnya lebih terkesan komat-kamit seolah membaca mantra. Suara parau itu ditindih deru debam knalpot berbagai merek kendaraan bermotor yang melintas dan berhenti di lampu merah Cilandak. Ryan tak peduli. Ia tetap bernyanyi sambil sesekali menunduk-nundukkan kepala berharap sekeping receh. Tak penting baginya, apakah suaranya terdengar atau tidak. Pengemudi sedan mewah itu hanya mengangkat sebelah tangannya tanpa sedikitpun menoleh, Ryan pun segera beralih ke mobil di belakang sedan itu, terlihat kaca mobil itu terbuka, sekeping rupiah pun diterimanya. Baca entri selengkapnya »





Mohon Bantuan! Out of Job!

24 02 2009

Yth bapak-ibu,

Mohon bantuannya untuk memberikan pekerjaan kepada orang dibawah ini yang kehilangan pekerjaannya bulan lalu, dikarenakan kontrak  kerjanya sudah selesai,

Berhubung yang bersangkutan masih perlu menafkahi keluarganya serta membayar berbagai cicilan kebutuhan rumah tangga serta hutang-hutang lainnya kepada berbagai pihak, maka ia sangat berharap bisa mendapatkan pekerjaan kembali.
Baca entri selengkapnya »





Setelah Israel, Adakah ”Mainan Baru” Lagi!

23 02 2009

20061022qudsday9211

Istilah “agresi” dan “terorisme” saja belum cukup. Butuh beberapa istilah lain untuk menyebut kepengecutan, tindakan sadis dan penyiksaan atas para pengungsi yang terkurung di Gaza lebih 60 tahun lamanya tanpa celah untuk menyelamatkan diri.

Gaza ”Negeri Para Pengungsi”—sebelumnya Tepi Barat dan beberapa sisa tanah Palestina yang dicaplok Israel—diluluhlantak menjadi debu oleh produk teknologi militer Amerika tercanggih. Kebiadaban internasional dalam lindungan hukum AS itu demi berlangsungnya Negara para Turis asing yang mendeklarasikan dirinya sendiri.

Rakyat Palestina yang terpenjara di Gaza sejak diblokade dari seluruh lini, terpincang-pincang tanpa tempat berlindung kemudian dihantam peluru kendali setengah ton setiap menitnya. Reuters sengaja mengabarkan derita Gaza itu bermula sejak Washington menyewa kapal dagang Jerman untuk berlayar dari Yunani menuju Israel, membawa 3000 ton “amunisi.” Awal Desember, Amerika Serikat menyuplai kebutuhan serangan udara Israel untuk meluluhlantak Gaza. New America Foundation, pengawas perdagangan senjata Amerika, menyebut persediaan senjata Israel itu dipenuhi AS. Baca entri selengkapnya »





Pakai Nama “Ayatollah”, Iran Kecam Film “The Wrestler”

24 01 2009

wrestler

Iran mengecam para sineas dan pembuat film The Wrestler karena dianggap telah melakukan tiga pelecehan; pertama melecehkan nama Allah, yang diyakini sebagai sebutan termulia untuk Zat Sang Pencipta; Kedua melecehkan status keagamaan ulama tertinggi di Iran karena memberi nama Ayatollah untuk aktor antagonis; Ketiga menyebarkan kebencian terhadap bangsa lain. Baca entri selengkapnya »





Tzipi Livni: Israel akan Serang Gaza Lagi!

23 01 2009

tzipi-livni

Menteri Luar Negeri Rezim Zionis Israel, Tzipi Livni memperingatkan kemungkinan serangan baru ke perbatasan Jalur Gaza. Seperti dilansir AFP, Livni kemarin (Kamis 22/1) memperingatkan kemungkinan serangan baru ke wilayah perbatasaan Gaza dan Mesir. Dikatakannya, Israel menilai serangan tersebut merupakan haknya. Aksi brutal 22 hari Israel ke berbagai wilayah Gaza sedikitnya menggugurkan 1.400 warga dan menciderai ribuan lainnya. Baca entri selengkapnya »





Gaza Pesona Ruhani! Kalian Tak Pernah Mati

21 01 2009

rachel_corrie43truth_rachelcorrie

Duhai Rachel Corrie, warga negara AS, penduduk Washington yang memiliki semangat kemanusiaan puncak, maafkan aku. Tak hanya wajahmu yang cantik, tapi hatimu mempesonaku dan setiap pegiat kemanusiaan. Aku baru tahu, hai gadis cerdas yang gemar melukis di sisi danau Capitol, bahwa negaramu menyalahkanmu dan keluargamu. Andai engkau mati di Gaza oleh milisi HAMAS, pasti negaramu akan membelamu mati-matian dan mengabadikan namamu sebagai Pahlawan Amerika. Engkau berkata “Let me stand alone!” ketika tahu negaramu mengabaikanmu. Engkau, wahai gadis penyair, mati di “pihak yang salah.” Engkau mati setelah seluruh tulang punggungmu remuk dilindas buldoser Caterpilar D 9 Israel. Kulit kepalamu dikupas pisau baja kendaraan biru yang digunakan Israel untuk menghemat peluru itu. Engkau mati karena menjadi benteng hidup rumah warga Gaza yang diseruduk buldoser Israel. Hari itu, 16 Maret 2003, engkau memilih mati di usia 23 sebagai pejuang. Izinkan aku menicntaimu.

Baca entri selengkapnya »





2 Miliar Dolar AS! Fir’aun-Fir’aun “Hargai” Ribuan Nyawa di Palestina

20 01 2009

bocah-korban-gaza

22 hari pembantaian di Gaza telah dilakukan Israel. Aku bayangkan satu dari ribuan jasad tertimbun puing-puing bangunan Gaza itu Mamaku! Anakku! Papaku! Akan kukenang sepanjang hidupku jika korban pembantaian Israel itu bocahku yang kuantar bersekolah kemarin? Aku akan selalu teringat karena tak ada lagi Mamaku menyiapkan sarapan setiap pagi? Aku akan membatin bahwa kakekku yang kemarin-kemarin memberi petuah bijak, kini tiada lagi? Mereka semua meninggalkanku dengan kaki buntang, tubuh tanpa kepala, bahkan jasad mereka tak lagi kukenali, remuk melepuh terkena Fosfor putih senjata kimia Israel. Aku akan selalu ingat itu. Baca entri selengkapnya »





Sadarlah Obama! Hak Bangsa Palestina Absolut

20 01 2009

obamaaipac

Beberapa bulan lalu saat masa kampanye pemilihan presiden AS, dalam sebuah forum yang diselenggarakan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), sebuah kelompok lobi pro-Israel ternama, Obama berjanji akan mempromosikan sebuah undang-undang yang akan melegalisasi penarikan dana dari perusahaan-perusahaan yang melakukan hubungan dagang dengan Iran. Di Des Moines, Iowa, dalam sebuah forum kebijakan luar negeri, Obama berkali-kali berbicara pro-Israel, “Saya akan mulai dengan prinsip bahwa Israel adalah sekutu kuat kita dan keamanan mereka tidak bisa dikompromikan. Saya juga akan mulai dengan prinsip bahwa …apa yang baik bagi keamanan Israel adalah solusi dua-negara yang mengizinkan orang Palestina untuk hidup di negara mereka sendiri dan orang Israel untuk mempertahankan keamanan negaranya.” Baca entri selengkapnya »





Obama Rentangkan Sayap AS Saat Bulu-bulunya Rontok

19 01 2009

obama

Tugu Lincoln Memorial menjulang langit Amerika. Di naungan bayang-bayangnya Barack Obama bersumpah. Presiden terpilih Amerika Serikat akan dilantik besok selasa 20 Januari 2009. Semangat Baru, Pengorbanan Nasional, Krisis Ekonomi, Atasi Perang: serangkaian tema pidatonya.

Meski cuaca lumayan dingin, Bruce Springsteen, U2 dan Stevie Wonder tampil menyanyi penuh semangat. Di sana, perayaan menjelang pelantikan presiden kulit hitam pertama Amerika begitu meriah. Tepuk dan sorak rakyat Amerika menggema mengharap perbaikan dilakukannya. Ya, bukankah kemarin Bush memporak-porandakan ekonomi AS karena invasi ke Afghanistan, Baghdad dan kampanye super-heboh anti-nuklir Iran dan Korea Utara. Meski ekonomi AS suram, Obama masih ingin melebarkan sayap ekonomi AS yang bulu-bulunya telah rontok. ”Amerika tak lagi Superior,” kata Ahmadinejad. Baca entri selengkapnya »





Kebiadaban Berlalu, Israel Tanpa Sanksi!

19 01 2009

27 Desember 2008 lalu hingga kemarin 18/01/09, pesawat-pesawat tempur, tank-tank, dan Angkatan Darat Israel meluluhlantak Gaza. Ribuan nyawa melayang. Ribuan bocah menjadi yatim. Ribuan wanita menjadi janda. Tatanan keluarga porakporanda seiring jerit tangis warga Gaza yang harus selalu siap: kapan Israel akan meng-Genosida mereka, kapan Israel akan menghentikannya! Baca entri selengkapnya »