HIV / AIDS Sengaja Dicipta & Ditebar!

19 12 2008

nyheter-12s16-virus_173849w

Klub Roma (The Club of Rome) salah satu organisasi rahasia terbesar dunia. Keberadaannya menakutkan. Klub Roma mencirikan diri sebagai komplotan elit rahasia yang menyembur pemikiran global berbasis di Hamburg. Sangat ambisius menguasai dunia. Pekerjaan mereka memanipulasi politik serta perekonomian internasional. Tameng “kerja sama” yang didukung kalangan elit penguasa dunia, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional adalah cara mereka menggelindingkan misi.

Di situs internet (www.clubofrome.org), Klub Roma memajang slogan ”memajukan dunia”. Seluruh rincian hasil rapat-rapat yang telah dilakukan dan bermacam hasil riset juga bisa ditilik di situ. Mereka bernafsu menebar masalah paling rumit bagi umat manusia. Jebakan mereka adalah tawaran penyelesaian masalah masyarakat di seluruh dunia (Negara-negara berkembang) yang tertatih-tatih akibat seretan arus globalisasi. Seolah mereka satu-satunya pemilik riset hingga mematenkan solusi alternatif masa depan yang wajib ditaati masyarakat dunia. Mereka menjala para pemimpin dunia yang menentukan kebijakan umum rakyatnya masing-masing. Bahkan seringkali dengan para pemimpin itu, mereka berkolaborasi membuat skenario agar dunia diguncang “badai masalah”. Setelah masyarakat terjebak kerumitan, baru kemudian mereka menyodorkan solusinya.

Tahun 1972, Klub Roma menerbitkan buku berjudul The Limits to Growth. Buku ini memaparkan hasil riset bahwa sumber daya alam di bumi ini semakin menipis. Perkara ini kemudian mereka asumsikan sebagai akibat negatif dari pesatnya pertumbuhan penduduk dunia. Buku ini best-seller dalam waktu sekejap dan telah diterjemahkan ke dalam 30 bahasa serta terjual lebih dari 30 juta copy.

Publikasi buku Klub Roma itu memastikan perdebatan serius para pakar teori konspirasi. Apa yang terjadi? Celaka! Pakar-pakar itu menegaskan bahwa Klub Roma nyata mencipta “senjata” pemusnah massal untuk mengurangi jumlah penduduk dunia. Penegasan ini tidak asing. Sudah menjadi rahasia umum. Mereka sebar virus HIV/AIDS. Pendapat ini dikuatkan oleh beberapa sumber informasi bahwa AIDS adalah virus buatan manusia yang sengaja dikembangbiakkan oleh Klub Roma melalui para penguasa elit dunia, yaitu CIA dan jaringan Bilderbergers.

Sasaran pemusnahan melalui AIDS ini adalah kelompok masyarakat yang mereka anggap “tak layak hidup” hingga harus dilenyapkan: ras kulit hitam, kaum Hispanik dan kaum homoseksual. Proyek pengembangbiakan AIDS diberi nama MK-NAOMI. Benua Afrika terinfeksi virus AIDS melalui vaksin cacar tahun 1977, penduduk Amerika Serikat terinfeksi tahun 1978 melalui vaksin Hepatitis B di Pusat Kontrol Penyakit dan Bank Darah New York.” (lihat www.thewatcherfiles.com/cooper/aids.htm).

Pemusnahan penduduk secara massal itu bukan tragedi kemanusiaan pertama kali yang mereka tebar dengan dalih mengendalikan jumlah penduduk dunia. Tahun 1948, George W. McKennan dari Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan Foreign Policy Statement—21 (FPS—21 [Surat Pernyataan Kebijakan Luar Negeri-21]). Isi pernyataan itu menekankan pentingnya AS menyusun rencana pengurangan jumlah penduduk dunia yang membengkak.

Tanggal 16 Maret 1970, Presiden Richard Nixon diduga kuat menandatangani undang-undang PL91–213. Surat itu adalah pengesahan untuk “stabilisasi” penduduk Afrika. Dengan kata lain membolehkan dan mengesahkan pemusnahan penduduk di sana. Untuk misi itu dia menunjuk John D. Rockefeller III sebagai “pelaksana proyek” biadab ini.

Demikian juga proyek MK-NAOMI. Program riset ini bukan yang pertama kali dirancang CIA untuk memproduksi dan menguji-coba obat-obatan dan senjata biologis. Tahun 1953, proyek 10 tahunan yang disebut MK-ULTRA, para ahli psikologi dan budaya diorder untuk melaksanakan program pengendalian pikiran dan budaya manusia. Setelah dinyatakan berhasil, proyek tersebut dilanjutkan dengan misi MK-SEARCH dan MK-OFTEN.

Sebagai program lanjutan, tahun 1960, Dr. Robert MacMahan dari Departemen Pertahanan AS meminta $10 juta kepada Kongres AS sebagai dana awal untuk pengembangan senjata biologis yang merusak sistem pertahanan tubuh manusia. Tujuan mereka agar orang-orang yang “dikehendaki mati” perlahan, mejalani hidup dengan kehilangan daya tahan tubuh alaminya secara perlahan. Proyek ini didijalankan selama kurun waktu sekitar 5–10 tahun. Permintaan ini dikabulkan oleh penyandang dana proyek. Mereka mendapat kucuran dana pada tahun 1970 di bawah H.R. 15090. Dana tersebut dialirkan untuk melicinkan proyek MK-NAOMI tersebut.

Cara yang mereka lakukan sangat rapi dan super canggih. Nyaris tak diketahui bahwa petaka yang timbul di tengah masyarakat adalah hasil dari desain mereka. MK-NAOMI menggunakan teknik-teknik biologi sub-molekuler sebagai penghasil virus penghancur kekebalan tubuh manusia semisal retro-virus AIDS. Bersama dengan itu, CIA meriset dan menebar senjata biologis “pemusnah etnis’ yang mampu bekerja sendiri untuk memilih calon korbannya. Setelah ditentukan sasarannya, saat ditebarkan, senjata biologis ini mampu mandiri mengidentifikasi suatu etnis yang menjadi target sasaran berdasarkan genetika dan variasi DNA-nya. Eksperimen-eksperimen untuk menguji senjata biologis itu dilakukan oleh Divisi Operasi Khusus AS di Fort Detrick, Maryland, Amerika Serikat.

Progress Report AIDS tahun 1971 menjadi bukti penting yang ditemukan para peneliti bahwa AIDS adalah virus yang sengaja diciptakan. Indikasi penyebarannya terkoordinir melalui lebih dari 20.000 dokumen paper saintifik dan penelitian yang dilakukan selama 15 tahun oleh Program Federal untuk mengembangbiakkan virus yang identik dengan epidemologi AIDS.

Dokumentasi yang dipublikasikan oleh Freedom of Information Act (Arus Informasi Terbuka) menunjukkan fakta-fakta biadab: masyarakat yang “tidak dikehendaki” hidup dijadikan “kelinci percobaan” oleh Amerika Serikat selama lebih dari 70 tahun. Tahun 1930-an, Studi Siphilis Tuskegee mendapati 200 orang kulit hitam mengidap penyakit siphilis dibiarkan semarak tanpa pernah diberitahu efek penyakit itu dan tidak mendapat pengobatan. Akibatnya dengan cepat penyakit itu mewabah dalam waktu yang lama.

Perkembangan AIDS di Barat relatif terkendali, tapi tidak dengan Benua Afrika. Fakta menunjukkan virus ganas ini mewabah dan berkembang pesat melintasi Benua Afrika. Jutaan manusia mati akibat virus AIDS selama 25 tahun terakhir, 70 persen lebih korbannya dari Benua Afrika, tempat epidemi AIDS berkembang pesat. Meski asal-usul AIDS dicitrakan masih misteri. Namun satu hal yang pasti dan tidak dapat dipungkiri, apapun dalih mereka setelah mencipta kepanikan dan kesengsaraan massal, bahwa “rekomendasi paksa” rancangan Klub Roma nyata dilaksanakan secara brutal, biadab dan licik serta menyengsarakan masyarakat dunia.

(Sumber: Secret Societies: 21 Organisasi Perusak Dunia: Rajut Publishing: 2008)


Aksi

Information

2 responses

19 12 2008
rama

dasar klub roma sok moralis ternyata bengis dan biadab setan bahkan setan tak mau disamakan dengan kaliann. wahai klub roma jangan kalian pikir negara-negara berkembang selamanya bodoh. aroma busuk kalian sudah tercium banyak orang dan sudah menjadi rahasia umum. memang kami terbodohkan oleh kalian melalui perguruan-pergurtuan tinggi kami, melalui riset-riset yang kalian danai dan nilai, tapi itu akan jadi bumerang bagikalian. enak saja menebar virus aids, coba bayangkan jika yang mengidap itu anak-anak kalian atau istri-istri kalian atau kalian sendiri. Orang kulit hitam juga manusia, kaum hispanik juga manusia, bukan hanya kalian saja yang manusia.
buat apa kalian menyumbang perguruan-perguruan tinggi di negara negara berkembang kalau kalian merusaknya lagi. jangan lupa diri bahwa hukum Allah pasti menang….

anwar aris terima kasih yang banyak dan anda hebat dan saya salut dan jayalah republik anarki.

anwar aris: Ya, Anda benar. Tapi kita bisa apa! Kemarahan kita adalah tujuan mereka. KEpanikan kita adalah raihan mereka. Ketakutan kita sengaja mereka pelihara. Lalu kita bisa apa! Mengumpat? Menyesali diri telah lahir ke dunia ini? Wahai, kawan, satu yang tak bisa mereka gagahi dari diri kita: keberimanan kita, bahwa kejahatan harus terus dilawan dan dikalahkan. Tinggal bagaimana kita, mau apa tidak menyanggah idealisme “Every Human Could be Perfect”!

20 04 2009
asal muasal HIV/AIDS = senjata pemusnah etnis?? - Gamexeon Forum

[…] dunia menjadi bingung sehingga mereka seolah tak lagi ambil pusing. – berbagai sumber sumber: HIV / AIDS Sengaja Dicipta & Ditebar! Republik Anarki Asal-usul HIV/AIDS | Asal-usul | KontekAja | Dunia Dalam Satu Media Sejarah Tentang Aids | Ayo […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: