2 Miliar Dolar AS! Fir’aun-Fir’aun “Hargai” Ribuan Nyawa di Palestina

20 01 2009

bocah-korban-gaza

22 hari pembantaian di Gaza telah dilakukan Israel. Aku bayangkan satu dari ribuan jasad tertimbun puing-puing bangunan Gaza itu Mamaku! Anakku! Papaku! Akan kukenang sepanjang hidupku jika korban pembantaian Israel itu bocahku yang kuantar bersekolah kemarin? Aku akan selalu teringat karena tak ada lagi Mamaku menyiapkan sarapan setiap pagi? Aku akan membatin bahwa kakekku yang kemarin-kemarin memberi petuah bijak, kini tiada lagi? Mereka semua meninggalkanku dengan kaki buntang, tubuh tanpa kepala, bahkan jasad mereka tak lagi kukenali, remuk melepuh terkena Fosfor putih senjata kimia Israel. Aku akan selalu ingat itu.

22 hari pembantaian di Gaza telah dilakukan Israel. Selama itu, Hosni Mubarak memerintah keras agar Pintu Rafah ditutup rapat-rapat. Itu satu-satunya jalan keluar untuk mengungsi bagi sisa warga Gaza. Selama itu Raja Jordan menikmati tayangan TV tentang pembantaian di Gaza sambil minum arak. Selama itu pula Raja Arab Saudi sibuk menyantap daging onta di meja makan, tak berbuat apa-apa, kecuali satu: memerintah Mufti Besar Kerajaan Arab Saudi, Syaikh Abdul ‘Aziz Al Syaikh berfatwa, ”Haram bagi kaum Muslimin turun ke jalan dan memprotes pembantaian Israel terhadap warga Gaza. Karena itu perbuatan merusak bumi yang telah Allah ciptakan.”

22 hari pembantaian di Gaza telah dilakukan Israel. Lalu, Raja-raja Arab itu berkumpul di Kuwait pada selasa esok sambil menghisap ganja, membicarakan ”harga pantas” bagi nyawa-nyawa bangsa Palestina yang direnggut Israel. Mereka sebut itu paket bantuan untuk Gaza. Nilainya 2 miliar dolar AS. Wahai Fir’aun-Fir’aun Arab, kalian tak ubahnya Israel. Aku akan selalu ingat itu.

Lalu, aku bisa apa? Lidahku beku. Air mataku kering. Hanya jantungku berdegub kencang seirama Michael Heart nyanyikan ”We Wil Not Go Down” mengenang Gaza. Palestina, aku ingin juga terbujur tanpa kepala seperti warga Gaza kemarin: peluru tentara Israel bersarang di jantungku, pecahan mortir buntungkan kedua kakiku, Fosfor Putih lepuhkan kulit dan tulangku. Lalu sisa jasadku dicabik-cabik dan dimakan anjing tentara Israel. Tapi peluru-peluru para biadab itu hanya memilih orang sesuci seberani HAMAS. Bubuk-bubuk mesiu Rezim Zionis Israel hanya mau bertaburan di atas kepala warga setangguh Gaza.

Iklan

Aksi

Information

One response

22 01 2009
WORLEWOR

SIAPA YANG KEJAM ? Firaun – Hitler di bandingkan Israel – Mesir sekarang ? Jawabannya tanyakan kepada rumput yang bergoyang. Bukan mengutip lirik lagu, tapi tanyakan rumput yang pernah bergoyang di bumi Palestina. Tapi kini hangus, tak bisa dibedakan, mana abu rumput Palestina dengan abu jenazah setelah ratusan rudal, ribuan peluru bahkan jutaan hujatan menghujani muslim di palestina. Rumput itu hangus bergoyang lirih merasakan pedih.
Bagaimana dengan rakyat palestina yang tidak sempat untuk bergoyang beranjak pergi menyelamatkan diri dari hujanan rudal dan peluru zionis, kapitalis bengis, egois, bau amis. Kita yang masih bisa bangun pagi melihat senyuman kecil anak, istri, suami, orang tua, saudara, sahabat karib dan handaitaulan kita tapi masih enggan untuk mengakui kalau ZIONIS Israel – Mesir itu KEJAM.

anwar aris: Demi Tuhan Yang Jadikan aku berada. Aku catat dalam2 comment Anda ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: