Tragedi Situ Gintung, Bukan Kebiadaban Tuhan!

28 03 2009

Sore ini kulihat di TV, seorang kontributor ber-mak up tebal memegang mic di tengah genangan air, Dramatis: “Pemirsa, sekali lagi, bangsa Indonesia mendapat ujian hebat! Seorang ibu muda menangis lunglai menerima kenyataan anaknya yang berusia 3 tahun diminta Tuhan yang sedang menguji warga Cirendeue dan sekitarnya dengan bencana Tanggul Situ Gintung…”

Jumat, 27 Maret 2009 dini hari, tanggul Situ Gintung di Tangerang Selatan jebol. Penampung air raksasa peninggalan penjajah Belanda yang berfungsi sejak 1930an itu meluberkan air, melibas warga, rumah, masjid, kambing, ayam dan seluruh benda yang bertengger di dataran sekitarnya yang lebih rendah.

Bagiku, bukan Tuhan yang mencipta bencana. Bukan. Sekali lagi bukan! Akal dan nuraniku berkata, “Tuhan tak biadab. Apalagi menimpakan musibah bagi mahluk-Nya secara acak, semacam tragedi Situ Gintung!” Baca entri selengkapnya »

Iklan




Mengenang Rachel Corrie, Lentera Kemanusiaan dari Olympia (2)

17 03 2009

rachel_corrie2

Rachel Corrie. Sejak Olympia Movement for Justice and Peace (OMJP), Olympians for Peace in the Middle East (OPME), Students Educating Students about the Middle East (SESAME), Olympia Fellowship of Reconciliation (FOR) hingga International Solidarity Movement (ISM) disuplai energi kemanusiaan olehnya untuk meneriakkan kata “Merdeka!” Karena penjajahan yang diprakarsai negaranya (AS), Inggris dan Negara-negara Eropa masih berlangsung di hampir setiap sudut bumi ini.

Dengan pilihan merdeka, Rachel Corrie pergi ke Palestina. Rachel mempelajari isu tak masuk akal Palestina yang berhembus ke telinga dunia dengan kata “konflik” Palestina-Israel. Akhirnya dia dapati kenyataan bahwa Israel menjajah Palestina sejak lebih setengah abad lampau. Baca entri selengkapnya »





IKAPI Vs Buku ISRAEL IS-not-REAL

5 03 2009

KISAH HEBOH IKAPI DI BALIK ISLAMIC BOOK FAIR 2009

cvr-depandesain-cd-chase

Kemarin, 4 Maret 2009, saya mendapat telepon dari seorang kawan, kasir salah satu stan buku di ISLAMIC BOOK FAIR 2009. “Mas, cepet dateng ke Senayan, sekarang! Seru mas,” begitu katanya.

“Ada apa? Hari ini aku harus siap-siap berangkat ke Solo,” jawabku.

”Banyak orang yang bertanya, ’Mana penulis buku ISRAEl ISnotREAL’. Buruan deh, mas, banyak yang nungguin. Sudah ya, pulsaku habis. Da… da…” katanya tergesa-gesa.

Mimi Bule yang meneleponku, ingin aku segera datang. Aku pun ke sana. Tapi kemacetan jalanan sejak Pasar Minggu menuju Senayan membuat saya habiskan waktu 2 jam untuk sampai ke stan pameran. Baca entri selengkapnya »